Langsung ke konten utama

Wawancara dengan Pak Raden: “Anak Indonesia Harus Gembira.”

Pada kesempataan shooting acara Kuas Ajaib Trans7 yang dibintangi Pak Raden, warcil ADIVA PRANAYA, siswa kelas P2-Ihsan SD Al Irsyad Satya Islamic School, berkesempatan mewawancarainya di Komunitas Hong Dago Pakar beberapa waktu lalu. Pak Raden menerima warcil Adiva dengan sangat antusias dan menjawab dengan suara dan gayanya yang khas. Demikian petikannya:

Pak Raden, maaf menggangu, boleh saya wawancarai Bapak?
Oh boleh, mau tanya apa?

Sebetulnya siapa nama Pak Raden yang sebenarnya?
Suyadi

Bisa diceritakan Pak Raden itu seperti apa seh orangnya?
Pak Raden itu orangnya kikir, suka marah-marah, dan sakit encok, ha ha ha…

Kalau usia Pak Raden sekarang berapa?
77 tahun lebih setengah tahun.

Sejak kapan Pak Raden senang melukis?
Sejak Pak Raden belum bisa jalan, Pak Raden sudah bisa pegang arang sebagai pengganti kapur, waah seluruh dinding rumah, Pak Raden coret-coret.

Bisa diceritakan sekolah Pak Raden sejak TK sampai yang tertinggi?
Pak Raden itu lahirnya zaman penjajahan Belanda jadi pertama kali masuk sekolah, TK nya TK Belanda, SD nya SD Belanda. Waktu Jepang menjajah Indonesia Pak Raden sekolahnya dengan sekolah itu menggunakan bahasa Jepang. Baru pada zaman kemerdekaan Pak Raden bebas bersekolah.

Siapakah orang yang paling berkesan dalam hidup Pak Raden?
Tentu saja orang tua dan guru-guru, tapi yang paling banyak memberikan pengaruh kepada saya adalah kalian anak-anak ini, semua karya Pak Raden itu temanya anak-anak.

Bisa diceritakan prestasi-prestasi apa saja yang telah diraih Pak Raden?
Prestasi Pak Raden tidak seberapa, paling-paling ya gambar, dongeng, dan film untuk anak-anak, itu saja.

Apa pesan Pak Raden untuk para pembaca percil?
Anak Indonesia harus gembira, banyak senyum, dan tertawa, suka bernyanyi, suka menggambar, olahraga dan menari, tapi juga jangan lupa harus rajin belajar.

ADIVA PRANAYA, adalah siswa kelas P2-Ihsan SD Al Irsyad Satya Islamic School,
Jl. Raya Parahyangan KM 2.7 KBPa Padalarang Kab. Bandung Barat.

Komentar

Pos populer dari blog ini

Wawancara dengan Dubes Palestina untuk Indonesia, YM. Fariz Mehdawi: Rakyat Palestina Cinta Indonesia

Dalam mengisi liburan akhir tahun, English Club SD Assalaam mengadakan kunjungan ke kedutaan-kedutaan Negara sahabat di Jakarta, pada kunjungan ke Kedutaan Palestina di Jl. Diponegoro 59 Jakarta, warcil SD Assalaam diterima hangat oleh YM Bapak Fariz Mehdawi, Duta Besar Palestina untuk Indonesia.
Berikut adalah wawancara dalam bahasa Inggris yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
YM Fariz Mehdawi mengawali pertanyaan kepada Warcil SD Assalaam: "Apa yang kamu pikir tentang Palesina?" Shofi: "Yang saya tahu Israel menyerang dan menduduki Palestina." Afham:"Bisa diceritakan gambaran ringkas tentang Palestina, Yang Mulia?"
YM Fariz Mehdawi: "Palestina adalah sebuah Negara di Timur Tengah yangberibukota Jerusalem, di sebelah utara berbatasan dengan Siria, di selatan dengan Mesir, sebelah timur deng Jordania dan di sebelah barat dengan Laut Tengah."
Laras Guswara: "Apa peranan Palestina di dunia internasional?" YM Fariz Mehdawi: "…

Wawancara Warcil Ridho dengan Bapak Ilham Djaya, S.H., M.Pd.: “Merokok Adalah Pintu Narkoba”

Dalam rangkaian kegiatan MOS (masa orientasi siswa) awal tahun di SD Assalaam Bandung, ada kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banceuy (Lapas Khusus Narkoba), warcil Muhammad Akbar Ridho Hilal, kelas VI-F menggunakan kesempatan itu untuk wawancara dengan Kepala Lapas, Bapak Ilham Djaya, S.H., M.Pd. Demikian petikannya:

Apa tugas Bapak sebagai kepala lapas di sini? Mengurus seluruh hal. Jika ada sesuatu, Bapak harus turun tangan.

Apa sebenarnya yang dilakukan oleh Lapas dalam menangani para narapidana? Kita melakukan pembinaan para napi dengan kegiatan yang sangat beragam, ada terapi sosial dan ada terapi medis. Terapi sosial meliputi kegiatan kesenian, olah raga, dan terapi komuniti. Dalam terapi seni budaya, ada dari rampak gendang, angklung, dan nasyid. Terapi olah raga ada ada voli, sepak bola, semua itu biar para napi selalu memiliki kegiatan. Dalam terapi komuniti, ada program KDS (Kelompok Dukungan Sebaya) yang bertujuan agar seorang narapidana baru bisa berkomunikasi dan …